“Dia, yang mendukung pesan orang-orang dicinta.

Dia, yang mendukung harapan orang-orang mencinta.

Membawa hati terbang ke langit bagai bintang mengepung bumi,

membawa hati tertancap di bumi,

mendukung madu harapan dalam kenyataan paling pahit.

Dia, adalah manusia biasa tak pernah bermimpi jadi dewa.

Dia, hanya manusia sederhana menyadari hakikat hidup dan dirinya.”

(antaguna)