KITA TERLALU BANYAK “MENGHAKIMI” ORANG LAIN DARIPADA “MENGHAKIMI” DIRI SENDIRI

Kita terlalu banyak “menghakimi” orang lain daripada “menghakimi” diri sendiri
Lihat ke cermin kaca, mari kita lihat dulu siapa yang ada dibalik wajah ini
Tengok ke dalam relung hati kita
Karena kita tidak akan pernah tahu 
Jika yang kita vonis “salah” ternyata “benar”?

Yang kita vonis "benar" ternyata "salah"?

Hanya Allah yang punya hak prerogatif menentukan mana yang “salah” dan mana yang “benar”.
Yang salah, adalah bila kita tidak “berusaha” menjadi bagian “gerbong” kereta ajaran Rasulullah SAW
Kita sama-sama belajar untuk setidaknya “mendekati” kebenaran
Yang kadang kebenaran seakan samar dibalik Arogansi, Subyektifitas, Nafsu, Dengki, Amarah, serta Kesombongan
Dan penyakit hati yang berujung pada pembenaran diri kita dan label “salah” pada orang lain
Unknown source

2 thoughts on “KITA TERLALU BANYAK “MENGHAKIMI” ORANG LAIN DARIPADA “MENGHAKIMI” DIRI SENDIRI

  1. Buat Saya istilah Menghakimi kesannya terlalu berat…memang seh dalam pepatah bhs Inggris ada istilah “Dont Judge Books By the Cover”
    menurut saya yang ada adalah Menilai orang lain dibanding kan dengan menilai diri sendiri🙂
    Tetapi bukankah memang pada dasarnya sifat manusia selalu melihat kepada diri diluar dirinya sendiri?
    Dan butuh kedewasaan, kebijakan dan kebijaksanaan pribadi untuk dapat bersikap sesuai dengan proporsi dan posisinya.

    Moment Taun baru ini…saat yang paling baik buat qt secara pribadi melihat kecerminan diri qt sendiri…terhadap apa yang telah qt lakukan sepanjang tahun yang sudah lewat..mudah2an tidak ada waktu yang telah qt sia-siakan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

    Amien…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s