PERILAKU MENYIMPANG

Beberapa hari ini, istilah ‘perilaku menyimpang’ dan ‘psikopat’ sangat populer di masyarakat. Dua istilah itu disebut di mana-mana dan oleh berbagai kalangan, terutama media massa. Yang memopulerkan adalah Very Idham Henyansyah alias Ryan, pemuda dari Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ia disebut-sebut telah membunuh sedikitnya sebelas orang dengan kesadaran penuh dan, konon, tanpa rasa penyesalan sedikit pun. Karena itulah Ryan dikatakan sebagai berperilaku menyimpang dan sebagai psikopat.

Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, ‘menyimpang’ bermakna tidak menurut jalan yang betul, menyalahi kebiasaan, aturan, hukum, dan sebagainya serta menyeleweng atau sesat. Kata dasarnya ‘simpang’ yang berarti memisah, membelok, dan melenceng dari yang lurus. Sedangkan, ‘psikopat’, menurut Wikipedia Indonesia, bermakna sakit jiwa.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Menurut penelitian, sekitar satu persen dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80 persen lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.

Dengan definisi seperti itu, tepatlah bila Ryan disebut berperilaku menyimpang dan seorang psikopat: menjagal para korbannya dengan kesadaran penuh dan tanpa rasa berdosa, lebih menyukai laki-laki daripada perempuan, serta merampas harta para korbannya sebelum dibunuh. Karena itu, orang-orang seperti Ryan jelas membahayakan masyarakat. Namun, kita juga perlu mengingatkan bahwa yang berperilaku menyimpang dan menderita psikopati tersebut bukan hanya Ryan seorang. Ada banyak masyarakat di sekitar kita yang mengidap hal serupa dan melakukannya dengan lebih canggih. Memang, yang terakhir ini barangkali tidak membunuh dan menyukai sesama jenis.

Namun, bahaya yang ditimbulkan bisa lebih besar dari perbuatan Ryan. Sebut, sebagai misal, para koruptor; para perusak lingkungan ( illegal logging); para teroris; pengedar narkoba; para penyalahgunaan kekuasaan; para penguasa yang tidak amanah; serta orang-orang yang mengatasnamakan rakyat, namun untuk kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Mereka yang tersebut ini melakukan kejahatannya dengan lebih canggih dan korbannya bisa lebih dahsyat dari sekadar kejahatan Ryan. Kejahatan mereka bisa menyebabkan penderitaan rakyat yang berkepanjangan.

Mereka ini, merujuk pada pendapat Robert D Hare, guru besar di Universitas British Columbia, Kanada, yang juga dikenal sebagai ahli psikopati dunia, bisa disebut sebagai psikopat. Dalam aksinya, masih menurut Hare, para psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, serta menebar fitnah dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan diri sendiri. Sebagian besar dari mereka berpenampilan baik, pandai bertutur kata, memesona, mempunyai daya tarik luar biasa, dan menyenangkan.

Apakah Anda, terutama para pejabat negara, politisi, pemimpin masyarakat, dan aparat hukum, menunjukkan ciri-ciri seperti yang disebutkan Prof Robert D Hare tersebut? Bila jawabannya ya, Anda tidak beda jauh dengan Ryan. Anda bisa disebut sebagai berperilaku menyimpang dan psikopat.

Namun, sebagaimana Ryan, para perilaku menyimpang dan psikopat tidak akan pernah mengakui perbuatannya sampai kemudian terbongkar kejahatan mereka. Karena itu, masyarakat harus lebih pintar. Kita harus waspada terhadap para pemimpin yang menunjukkan perilaku menyimpang dan menderita psikopati.

Harian Republika, 2008-08-04 07:47:00

http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/22/kat/47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s