Zuryawan Isvandiar Zoebir’s Blog

Just another Zuryawan Isvandiar Zoebir’s Blog

Arsip untuk Agustus 15th, 2008

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

TANGIS TUHAN

Setiap aku lupa tunaikan shalat yang lima

Setiap rak bukuku berdebu dan Quran terselip di antaranya

Setiap aku makin jauh berjalan tanpa cahaya

Setiap tubuhku menggemuk akan nafsu dunia

Dan aku masih nyaring tertawa

Kurasa ada isak tangis di dada, nyesak

Bahkan dalam pergulatan semburat dosa-dosa

Tuhanku, Kaukah yang menangis?

Jawablah!

Aku sudah buta mata telinga. yang ada:

Dadaku banjir air mata

(SN. Mayasari H)

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words, Poem | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

“Bukalah mata tuan dan lihatlah. Di tempat petani meluku tanah yang keras. Di tempat pembuat jalan meratakan batu. Di situlah Tuhan. Bersama mereka Tuhan berpanas dan berhujan. Turunlah ke tanah berdebu itu, seperti Dia. Bangkitlah dari samadi. Hentikan meronce bunga dan membakar setanggi. Meski pakaian tuan lusuh dan kotor. Cari Dia dalam bekerja, dengan keringat di kening tuan.”

(rabindranath tagore)

Ditulis dalam My Wisdom Words, Poem | Bertanda: , | Leave a Comment »

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

“Dia, yang mendukung pesan orang-orang dicinta.

Dia, yang mendukung harapan orang-orang mencinta.

Membawa hati terbang ke langit bagai bintang mengepung bumi,

membawa hati tertancap di bumi,

mendukung madu harapan dalam kenyataan paling pahit.

Dia, adalah manusia biasa tak pernah bermimpi jadi dewa.

Dia, hanya manusia sederhana menyadari hakikat hidup dan dirinya.”

(antaguna)

Ditulis dalam My Wisdom Words, Poem | Bertanda: | Leave a Comment »

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

AN APACHE’S ADVICE TO HIS SON

my son, you know and will help in this world

you must do something

you run to that mountain and comeback

that will make you strong

my son, you know no one is your friend

not even your sister, your brother or your father

your legs are your friend

your hands are your friend

your hair is your friend

you must do something with them

someday you will be with people who are starving

you call have get something for them

if you go to me where

you must beat the enemy who are attacking you

before they get over the hill

before they beat you

you must get in front of them

and bring them back dead

then all the people will be proud of you

then you will be the only man

then all the people will talk about you

this is way why i talk to you in this way

(geronimo on his own story – the autobiography of great patriot warrior)

Untuk Anak-anakku : Firstadian, Diandra dan Amartyadian


Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words, Poem | Bertanda: | Leave a Comment »