Zuryawan Isvandiar Zoebir’s Blog

Just another Zuryawan Isvandiar Zoebir’s Blog

Arsip untuk Agustus, 2008

JANGAN BENCI BERLEBIHAN

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Cintailah kekasihmu dengan sederhana, boleh jadi engkau akan membencinya pada suatu ketika. Dan bencilah orang yang engkau benci dengan sederhana, boleh jadi engkau akan mengasihinya pada suatu ketika.” (HR At-Turmuzi). Hadis ini mengingatkan bahwa kalau kita mencintai seseorang jangan berlebihan, demikian sebaliknya.
Kecintaan yang berlebihan terhadap seseorang atau kelompok dapat melahirkan pertimbangan dan kebijakan yang tidak adil. Nepotisme, kronisme atau koncoisme yang terjadi adalah akibat cinta yang berlebihan terhadap keluarga, teman atau kelompoknya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words | Bertanda: , , | 2 Komentar »

SUMBER SEGALA DOSA

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Nabi SAW bersabda, ”Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap keangkuhan, karena keangkuhan menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah terhadap tamak (rakus), karena ketamakan mengantar Adam memakan buah terlarang, dan berhati-hatilah terhadap iri hati, karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati.” (HR Ibn Asakir melalui Ibn Mas’ud). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words | Bertanda: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

URGENSI NIAT

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu tergantung pada niat, dan bahwa tiap-tiap orang itu mendapat balasan sesuai apa yang ia niatkan. (HR Bukhari-Muslim).Kebencian Abudullah bin Ubay kepada Rasulullah saw sudah sampai ke ubun-ubun. Abdullah merasa bahwa sejak Rasul yang mulia ini hijrah ke Madinah dianggap pesaing beratnya. Namun, untuk melawan secara langsung tidak mungkin, karena Rasulullah amat dicintai golongan Anshor, Muhajirin, dan kelompok minoritas lainnya. Maka, yang dapat ia lakukan adalah politik lempar batu sembunyi tangan. Salah satu program lempar batu sembunyi tangan untuk memecah belah kelompok di wilayah Madinah adalah dengan mendirikan masjid.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words | Bertanda: , , , , , | Leave a Comment »

TAWADHU

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

“Tiada satu pun karunia yang diperoleh seseorang yang bersikap tawadhu kepada Allah, kecuali Allah meninggikan derajatnya.” (HR Muslim). Hadis di atas menjamin ganjaran yang bakal diterima seseorang jika tawadhu. Menghilangkan kesombongan, tinggi hati, merasa hebat, dan segudang penyakit hati lainnya. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun seberat biji sawi.” (HR Abu Dawud). Manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Pemahaman yang benar terhadap hal tersebut seharusnya tidak melahirkan orang kaya yang merasa lebih hebat dibanding lainnya. Pejabat merasa lebih terhormat ketimbang rakyat biasa, kiai merasa lebih benar daripada santrinya, atau generasi tua merasa lebih tahu ketimbang yang muda. Hadis di atas seharusnya cukup membuat kita sadar dan takut.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

MENUDUH DAN MEMBANTAH

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Menuduh mudah dilakukan, namun sangat berat konsekuensinya, baik bagi si penuduh maupun sang tertuduh. Yang paling berat dalam perkara menuduh adalah menuduh orang berzina. Jika tuduhannya benar, di mana dia bisa menghadirkan empat orang saksi, si tertuduh bisa dihukum. Adapun jika tuduhan tidak terbukti, si penuduh dapat dihukum dan kesaksiannya tidak boleh diterima selamanya. (Lihat QS Annur [24]: 4).
Banyaknya orang pandai bersilat lidah, baik dalam menuduh maupun membantah, inilah yang membuat Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya, kalian banyak mengadukan perkara kepadaku, sedangkan aku juga manusia. Bisa jadi, sebagian kalian lebih pandai beralasan dibanding yang lain. Maka, barang siapa yang aku menangkan perkaranya dengan menzalimi saudaranya karena dia pintar bicara, sungguh yang aku berikan adalah potongan api neraka. Oleh sebab itu, janganlah dia mengambilnya.” (Muttafaq Alaih).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam My Wisdom Words | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

SEBUAH DOA

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Sebuah Doa

Ajarkanlah aku mendengarkan ya Allah,

Mereka yang dekat denganku,

Keluarga, teman-teman, rekan-rekan,

Dan mereka yang selalu kutemui.

Ya Allah bantulah aku untuk menyadari,

Kata-kata apa yang kudengar,

Pintaku adalah terimalah diriku apa adanya,

Dan dengarkanlah aku.

Ajarilah aku mendengar, ya Allah,

Mereka yang jauh dariku,

Keluh resah orang-orang yang tanpa harapan,

Seruan mereka yang terlupakan,

Tangisan sesamaku yang dicekam ketakutan.

Ajarilah aku mendengarkan suara-Mu, ya Allah,

Dalam kesibukan dan kejemuan,

Dalam kepastian dan kebingungan,

Dalam kebisingan dan keheningan.

Ajarilah aku mendengarkan, ya Allah,

Dengarkanlah aku, ya Allah,

Hanya kepada Engkau aku mengeluh.

(sumber: tidak diketahui)

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words | Bertanda: | Leave a Comment »

JUAL BELI HUKUM

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 29 Agustus, 2008

Jual beli ada hukumnya, tetapi hukum tidak boleh dijual dan tidak bisa dibeli. Hukum wajib ditegakkan, sekalipun terhadap diri sendiri, keluarga, maupun sanak famili.
Bahkan, Alquran dengan tegas melarang adanya diskriminasi antara orang kaya dan miskin di depan hukum. Allah SWT berfirman, ”Hai orang-orang beriman, jadilah kalian orang yang menegakkan keadilan dan menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap diri kalian sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allahlah yang lebih patut (engkau takuti) daripada keduanya.” (QS An-Nisaa` [4]: 135).
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hukum | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

JANGAN MENANGIS INDONESIA

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 17 Agustus, 2008

JANGAN MENANGIS INDONESIA

janganlah menangis indonesia

janganlah bersedih oh indonesia

kami berdiri menjagamu pertiwi

merembai air matanya persada tercinta

menitik satu-persatu tandanya berduka

dia sedang lara

melambaian merayu dulu

tak kan lagi merdu tak terasa sejuk

tuhan yang maha kuasa

hentikan hentikan hentikanlah tangisannya

hentikan tangisannya

janganlah menangis indonesia

janganlah bersedih oh indonesia

kami berjajar menjagamu negara

(harry roesli)

Ditulis dalam My Wisdom Words, Poem | Bertanda: , | Leave a Comment »

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

TANGIS TUHAN

Setiap aku lupa tunaikan shalat yang lima

Setiap rak bukuku berdebu dan Quran terselip di antaranya

Setiap aku makin jauh berjalan tanpa cahaya

Setiap tubuhku menggemuk akan nafsu dunia

Dan aku masih nyaring tertawa

Kurasa ada isak tangis di dada, nyesak

Bahkan dalam pergulatan semburat dosa-dosa

Tuhanku, Kaukah yang menangis?

Jawablah!

Aku sudah buta mata telinga. yang ada:

Dadaku banjir air mata

(SN. Mayasari H)

Ditulis dalam Hikmah, My Wisdom Words, Poem | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Ditulis oleh Zuryawan Isvandiar Zoebir di/pada 15 Agustus, 2008

“Bukalah mata tuan dan lihatlah. Di tempat petani meluku tanah yang keras. Di tempat pembuat jalan meratakan batu. Di situlah Tuhan. Bersama mereka Tuhan berpanas dan berhujan. Turunlah ke tanah berdebu itu, seperti Dia. Bangkitlah dari samadi. Hentikan meronce bunga dan membakar setanggi. Meski pakaian tuan lusuh dan kotor. Cari Dia dalam bekerja, dengan keringat di kening tuan.”

(rabindranath tagore)

Ditulis dalam My Wisdom Words, Poem | Bertanda: , | Leave a Comment »